Need help booking?

0812-3988-8899

Wisata Religi Toleransi Bersama Sewa Mobil Di Bali

Bali memang menyimpan berbagai lokasi yang layak untuk dikunjungi Apalagi Dengan jasa Sewa Mobil Di Bali. Selain pantai yang menjadi daya tarik utamanya, Bali juga menyimpan wisata religi yang tersebar di seluruh Pulau Dewata ini. Tak hanya rumah ibadah bagi umat Hindu saja yang merupakan pemeluk terbanyak di Bali, namun ada juga tempat ibadah bagi umat lain, seperti Islam, dan juga Kristen.

Adanya rumah ibadah dari berbagai agama di Bali ini menunjukkan bahwa orang Bali mengutamakan kebersamaan tanpa adanya perselisihan karena agama. Tak heran, jika toleransi beragama warga Bali terbilang cukup tinggi. Nah, bagi yang ingin mengunjungi wisata religi di Bali bersama Sewa Mobil Di Bali, maka berikut ini adalah rekomendasi wisata yang bisa didatangi.

1. Pura Saraswati

Pura Saraswati merupakan salah satu tempat ibadah umat Hindu di Bali yang dijadikan lokasi wisata religi di Bali. Salah satu daya tarik dari Pura Saraswati ini adalah adanya kolam yang berisikan tanaman teratai, yang cukup indah. Banyak wisatawan berkunjung ke sini hanya untuk sekadar foto-foto dengan latar belakang puranya, Sewa Mobil Di Bali Siap Memandu anda dan memberikan pengalaman yang menyenangkan.

Pura Taman Saraswati sendiri merupakan candi yang didirikan pada abad ke-19 oleh Kerajaan Ubud. Pura ini dibangun sebagai tempat penghormatan untuk Dewi Hindu Saraswati, yang merupakan dewi ilm pengetahuan, sastra, dan seni bagi umat Hindu.

2. Masjid Agung Sudirman

Masjid ini juga menjadi salah satu wisata religi di Bali yang populer. Sebelum akhirnya menjadi masjid seperti sekarang ini, Masjid Agung Sudirman dulunya hanya merupakan sebuah musola berukuran kecil. Namun akhirnya musola itu dibangun lebih besar dan dijadikan masjid. Keunikan dari masjid ini terletak pada arsitekturnya, yang menyatukan arsitektur pura, yang merupakan tempat ibadah umat Hindu, dan juga masjid, yang merupakan tempat ibadah umat Islam.

Arsitektur gabungan ini merupakan simbol yang disebut dengan menyama braya, yang artinya hubungan yang harmonis antarumat beragama. Harapannya adalah umat Hindu dan umat Islam bisa bersatu sebagai orang Indonesia, tanpa terpecah-pecah, Sewa Mobil Di Bali siap memberikan info tentang wisata ini.

3. Gereja Santo Yoseph

Selain pura dan masjid, di Bali juga ada tempat ibadah untuk umat Katolik bernama Gereja Santo Yoseph. Gereja yang merupakan gereja tertua di Bali ini mirip seperti Masjid Agung Sudirman, karena desain arsitektur dari gereja ini juga menyerupai sebuah pura. Ornamen-ornamen yang ada di gereja ini, seperti patung malaikat, patung Bunda Maria, patung Santo Yoseph, dan patung Yesus Kristus, juga mengadopsi seni budaya Bali.

Bagi yang penasaran ingin melihat gereja berdesain seperti pura yang satu ini, maka bisa mendatangi wisata religi ini di alamat Jalan Kepundung No.2, Dangin Puri, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar bersama Sewa Mobil Di Bali.

4. Katedral Roh Kudus

Setelah Katolik, umat Protestan juga memiliki tempat ibadah di Bali, yaitu Katedral Roh Kudus yang terletak di alamat Jalan Tukad Musi I No. 1, Banjar Sembung Sari, Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Panjer, Kec. Denpasar Sel., Kota Denpasar. Katedral ini menggunakan konsep yang hampir sama dengan Gereja Santo Yoseph, yang lekat dengan kearifan lokal khas Bali.

Meski terbilang baru karena didirikan pada tanggal 15 Agustus 1993, namun salah satu wisata religi di Bali ini sudah menjadi bagian dari warga Bali yang menganut agama Kristen Protestan. Katedral yang dihiasi dengan banyak pahatan serta interior dalamnya yang dicat putih, membuat kesan bahwa orang yang memasuki katedral ini akan merasakan kedamaian.

5. Puja Mandala

Jika ingin mendatangi wisata religi di Bali yang terbilang unik, datanglah ke Puja Mandala. Pasalnya, di sini terdapat 5 tempat ibadah dalam satu kompleks. Kelima tempat ibadah itu adalah Masjid Agung Ibnu Batutah, Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa, Vihara Budha Guna, Gereja Protestan GKPB Jemaat Bukit Dua, dan Pura Jagatnatha.

Di kompleks inilah kita bisa menemukan makna Bhinneka Tunggal Ika, pasalnya di kompleks inilah semua penganut agama yang ada di Indonesia berkumpul. Meski demikian, mereka tetap rukun satu sama lainnya.

6. Pura Goa Lawah

Wisata religi di Bali berupa pura ini menjadi salah satu pura yang disucikan di Bali. Meski demikian, pura ini tetap ramai pengunjung karena keunikan yang dimilikinya, yaitu adanya ribuan kelelawar yang berdiam dan hidup  di goa ini. Kata kelelawar sendiri dalam bahasa Bali disebut dengan Lawah, sehingga mereka menamakan goa ini dengan nama Goa Lawah. Tak heran, jika kelelawar ini juga dianggap sebagai hewan suci. Mereka percaya jika ada orang yang mengusik kehidupan kelelawar yang ada di sini, maka orang itu akan mendapatkan bencana setelahnya.

Pura Goa Lawah ini dibangun sebagai tempat pemujaan kepada Dewa Laut yang bernama Bhatara Baruna. Di pura ini juga sering diadakan upacara keagamaan umat Hindu, seperti misalnya upacara Nyegara Gunung.

7. Pura Batukaru

Pura Barukaru, atau disebut juga dengan nama Pura Luhur Batukaru, berada di Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Letaknya sendiri berada di lereng Gunung Batukaru, sehingga pura ini dimakan demikian.

Wisatawan biasanya akan mengunjungi pura ini setelah mengunjungi wisata tersering Jatiluwih. Alasannya adalah lokasi keduanya yang berdekatan. Selain itu, pura ini juga terbilang jauh dari kebisingan, dan cocok bagi siapa pun yang ingin menenangkan diri. Pura ini dianggap suci, sehingga bagi siapa pun yang ingin mengunjungi wisata religi di Bali ini harus berpakaian sopan, dan menjaga kebersihan pura ini.

Jadi, jika ke Bali, jangan lupa untuk mengunjungi lokasi wisata religi yang sudah disebutkan di atas selain wisata alam atau pantai yang menjadi daya tarik utama Bali dengan menggunakan jasa Sewa Mobil Di Bali. Siapa tahu saja, setelah mengunjungi lokasi wisata religi di atas, kita jadi makin religius, terlepas dari apa agama kita.

Share Yuk !

Leave a Replay